Sabtu, 06 Desember 2014

Saya mencintai anda dengan alasan saya yakin bahwa anda adalah laki-laki baik yang pantas menempati posisi sebagai ayah dari anak-anak saya kelak .

Minggu, 30 November 2014

Hari ini seseorang bertanya kepada saya, (dalam bahasa jawa) Dia : "mbak sampeyan ga duwe ijazah yo koq kerjo neng kene ?
(note:kebetulan saat itu saya kerja sampingan menjadi seorang operator warnet)
Saya : "haa .. kenapa mbak ?" (sabar meski rasanya seperti digampar)
Dia : (dengan sedikit senyum) "Ngelamar nang nggon liyo poo mbak ambek ijasah SMA?"
Saya : Aku kuliah mbak sekarang, jadi disini cuma nyambi. (berusaha senyum)
Dia : Tapi ambek ijasah SMA sampeyan golek kerjo lain poo mbak?
Saya : Kuliah ku pagi mbak, jadi kalo kerja di tempat lain belum bisa.
Dia : Terus sampeyan mari kuliah ape kerjo nangdi mbak ?
Saya : (meskipun ragu, saya memberanikan diri berkata) InsyaAllah kerja di bank .
Dia : Opo mbak ?
Saya : InsyaAllah di bank mbak .
Dia : (nada menyeloroh) oooooooeeeeeeee ....... (sambil tertawa)

Sejenak saya merasakan sakit. Entah karena diremehkan atau karena keraguannya terhadap kemampuan saya. Disini batin saya merasa terusik. Seolah berkata dengan sedikit menyombong, saya lebih baik daripada anda!
Namun, memang sebenarnya kerja di warnet ini bukan pilihan yang terbaik. Saya seharusnya mencari pekerjaan yang lebih seperti misalnya bekerja pada EO , majalah ,  atau dunia televisi. Namun apa salahnya saya bekerja disini ?
Dalam hati sebenarnya saya juga ingin mencari pekerjaan yang lebih menantang. Dan tanda bahwa saya sebenarnya tidak respect terhadap pekerjaan saya sendiri adalah, saya malu untuk mengakui bahwa saya bekerja disini kepada teman-teman saya.
Dan bagaimana caranya agar saya tidak malu ? adalah dengan membuktikan bahwa dengan bekerja disini, saya mendapatkan nilai lebih dari sini. mendapatkan nilai tambah dari pekerjaan  saya misalnya, dengan bekerja disini saya harus mampu mengetik dengan cepat. Mengetik angka dengan sangat cepat atau bisa dikatakan super cepat. Selain itu harusnya saya mampu belajar tentang program software, install , corel , membuat blog , dan hal-hal lain yang berasal dari keleluasaan saya mengakses internet.
yaa .. seharusnya ada hal yang dapat saya unggulkan disini.
Hingga suatu hari nanti, ketika saya keluar dari sini, saya telah mendapatkan semuanya. Termasuk pengalaman dan link kerja.
Dan setelah perkataan di atas, saya sadar bahwa orang lain akan melihat kita dari hasil pencapaian kita. namun berbeda dengan Allah, Allah akan melihat kerja keras kita dan memberikan hasilterbaik atas semuanya.
Dia (baca:gadis itu) mungkin belum mengenal saya. Dan ketika beliau mengenal saya, mungkin beliau akan mau memperhalus kata-katanya. Keadaan di atas terjadi hanya karena dia tidak mengenal saya dan saya pun tidak mengenalnya dengan baik, dan bahkan namanya pun saya tidak tahu.
Dia hanya lah orang yang kurang mengenal saya, dan apa yang dikatakannya hanyalah pendapat luar yang hanya dia lihat sebatas penglihatan mata luarnya saja.  Dan itu tidak penting. Yang terpenting adalah apa kata orang tua saya, dan apa kata Allah. Karena selama saya bekerja disini, saya tidak melihat adanya keburukan yang saya dapat.
Saya hanya harus membuktikan, bahwa tawanya (baca:tawa gadi itu) itu tidak terbukti. Bahwa tawanya itu adalah energi kesuksesan bagi saya. Hanya itu, karena jawaban terbaik atas pandangan sebelah mata adalah hasil karya dan kesuksesan. Tak perlu banyak kata, karena itu hanya membuang waktumu saja.

Yaa , saya hanya harus sabar dan tekun dalam melakukan segala hal yang saya anggap sebagai peningkatan kualitas diri saya. Sabar , sabar , sabar , baru setelah itu berlari.

Ketika saya malas, saya harus membakar pandangan sebelah mata itu menjadi energi. Energi yang akan terus saya minta setiap saya kehabisan. Jadi intinya telinga saya harus terus mendengarkan perkataan bernada merendahkan seperti itu terus selama kurang lebih 10 tahun ke depan.
Karena maksimal 10 tahun lagi saya akan menikmati karir saya dengan membahagiakan orang-orang disekitar saya. Orang-orang yang membutuhkan saya, keluarga saya , suami , anak , ibu , bapak , aldi, dan semua keluarga besar dari mereka.
Ketika jawaban saya ingin kerja di bank ditertawakan, maka saya akan menjawabnya dengan benar-benar bekerja di bank BRI 1 tahun lagi. Di bank BCA 1 tahun berikutnya. Dan di Mandiri di tahun berikutnya. Hingga menjadi kepala HRD dan analisis keuangan 2 tahun berikutnya. Hingga merintis usaha yang nantinya akan menjadi bekalku untuk membahagiakan semua orang disekitarku termasuk karyawan2 ku.

Terimakasih , semoga lebih sering aku mendengar ini. Hingga pada akhirnya Allah akan lebih sering pula mendengar doa yang setiap kali akan selalu aku panjatkan. Amin

Sabtu, 15 November 2014

Pelajaran Pagi Ini

Baru saja saya ditegur oleh bapak-bapak, beliau mengingatkan bahwa jangan lah saya terlalu emosional. Setiap menghadapi orang-orang yang saya tidak suka, saya selalu saya bersikap tak kooperatif, manyun, emosi dsb. Sikap-sikap buruk itu saya tunjukkan karena saya tidak suka. Padahal saya seharusnya  bisa bersikap lebih baik. Contoh ketika saya berhadapan dengan orang yang meminta saya untuk membantu mengerjakan tugasnya, saya mampu menolaknya namun selalu dengan sikap yang terlihat tidak baik. Mengapa ?
Karena hati dan pikiran saya yang memerintahkan tubuh saya berlaku seperti itu. Seharusnya sebaliknya. Segala sesuatu itu harus mampu dikendalikan sesuai dengan porsinya. Dan mengusahakan berpikir bahwa marah bukanlah hal yang penting dan tidak pernah boleh dilakukan kecuali benar-benar kepepet. Karena marah , manyun tidak akan menyelesaikan masalah. Karena marah dan manyun hanya akan menambah beban untuk diri sendiri. Banyak orang yang akan membenci kita jika kita sering sekali marah, dan akan ada lebih banyak orang yang tidak menyukai kita ketika kita banyak manyun di depan mereka.
Baik itu harus bersifat konsisten, tetap dan sesuai porsinya, tak pernah kurang dan jangan pernah berlebihan. Maka solusinya adalah ketika kamu maranh cobalah untuk menarik bibir membentuk senyuman. Tersenyumlah selebar-lebarnya dan sugesti diri bahwa ketika kamu tersenyum, kamu akan terlihat lebih cantik. Lalu aplikasikan itu ketika berhadapan dengan orang yang sedikit tak kau sukai. Cobalah bersikap ramah, untuk memberikan jalinan pertemanan yang baru. Karena ramah adalah etika yang berlaku mutlak dimanapun berada.
Dan buat saya, teguran bapak tua tadi adalah tamparan pertama dan terkhir buat saya. Mulai saat ini saya dilarang untuk manyun dan marah selelah apapun saya. Saya akan selalu memaksa diri saya untuk tersenyum, sesakit apapun diri saya. Karena kebahagiaan orang lain adalah tujuan saya. Tentang bagaimana kebahagiaan saya ? Maka biarlah Allah yang menentukan.
Ya Allah maafkan saya , saya yang hari ini membuat bapak-bapak itu kecewa. Saya yang pagi ini telah diingatkan oleh orang yang sudah saya kecewakan. Ya Allah terima kasih sudah mengingatkan saya. Dan saya akan berusaha mengingat hal ini, sebenci saya terhadap orang lain, maka tugas saya bukan untuk marah padanya, melainkan mengingatkannya dan tetap bersikap ramah padanya.
Saya mengakui saya salah. Saya mengakui bahwa apa yang saya lakukan, mutlak adalah kesalahan saya. Kesalahan saya dalam menyikapi suatu hal.
Maav saya khilaf dan saya berjanji akan terus berusaha memberikan sikap terbaik untuk orang-orang di sekitar saya dan terutama untuk orang yang saya cintai. :D

Senin, 03 November 2014

Ketika semua harus usai sebelum kita ingin mengakhirinya. Seperti apa rasanya ? Sesak, seolah semua beban berada di pundak dan tak dapat diletakkan walau hanya sejenak.
Ketika dahulu aku memulai perjalanan ini, aku berharap semua akan baik-baik saja. Semua akan berjalan sebagaimana mestinya dan bahkan mungkin lebih baik daripada keadaan pada awalnya.
Namun kini, aku berada di persimpangan yang membuat aku bingung dan harus memilih. Aku terus berjalan pada track perkuliahan, atau lepas dan mencari jalan lain kesuksesan. Entahlah.
Keadaan orang tua membuat aku berpikir ulang, haruskah semua ini saya lanjutkan ? Jujur, beban ini terasa bagi saya ketika saya harus meminta uang orang tua untuk membayar uang semester saya. Jumlah yang bagi saya tidak sedikit karena saya belum mampu mengumpulkannya sendiri.
Bisa kah saya mencari pekerjaan lain yang lebih menghasilkan ? Saya merasa mampu melakukannya.

Meski sampai saat ini saya belum memutuskan untuk berhenti atau lanjut, namun satu yang saya tahu, saya akan tetap sukses apapun jalan yang akan saya pilih kelak. Berhenti atau lanjut tak akan menjadi soal selama saya tak kehilangan semangat untuk berjuang. Saya tidak akan menyerah pada keadaan ini. Saya harus tetap menjadi princess bagi keluarga saya, princess bagi kehidupan saya sendiri, princess bagi  mimpi-mimpi saya. Saya tak akan terlihat lemah dihadapan mimpi-mimpi besar saya. Dan saya pun tak akan pernah terlihat lemah dihadapan orang lain. Kelemahan saya hanya akan diketahui oleh saya dan Allah. Saya akan menangis mungkin hanya di depan Allah, dalam sujud saya. Dan hanya Allah yang akan memberhentikan mimpi saya, hanya Allah yang mampu membuat saya berhenti untuk berharap. Lewat sekolah ataupun jalan lain,saya yakin Allah akan mensukseskan saya. Tugas saya hanya untuk menyiapkan diri saya sebaik mungkin. I'm a princess for my life, I'm a princess for my parents, and I'm a princess for my future.

Happy ever after for me. I hope you always happy, always do your best, and always be the best for all people in around you. :D

Rabu, 22 Oktober 2014

Berawal dari sebuah mimpi yang akhirnya menjadi doa rutin di setiap sujudku, menjadi sebuah mimpi terindah yang harus diperjuangkan untuk dapat diwujudkan. Mimpi untuk memiliki pendamping hidup yang mencintai karena Allah dan mampu dicintai juga karena Allah. Seorang laki-laki yang mencintai dan menyayangi keluarga ku karena Allah dan sebaliknya. Laki-laki yang akan menjadi teman dalam mempelajari kehidupan. Mimpi selalu kusenandungkan di telingaku, dan akan menjadi semakin lantang ketika mataku melihat sebuah prosesi pernikahan.
Namun diri ini hanya mampu berharap seraya berdoa. Doa yang takkan berhenti untuk meminta dituntun hingga menjadi wanita terbaik. Menjadi wanita yang anggun penampilannya, cantik rupanya, baik hatinya, lembut tuturnya, dan yang terpenting akhlaknya sholeha.
Amien.

Selasa, 07 Oktober 2014

Ternyata namanya berarti "bijaksana"

Tahu tidak jika nama anda selalu berputar-putar di kepala saya, setiap hari ?

Nama anda juga selalu muncul dengan mudah ketika saya ditanya tentang siapa orang yang saya sayangi.
Dan setiap membicarakan topik yang berbau cinta atau hati, tanpa ada sandi khusus, maka terbukalah nama anda dari persembunyian hati saya.

Yaa nama itu selalu ada sejak beberapa tahun silam. Entah mengapa nama itu selalu mudah untuk saya sebutkan sebagai salah satu pemilik saham hati saya.

Mengingat nama anda selalu memberikan semangat bagi saya untuk menjadi lebih baik. Karena yang saya tahu anda juga adalah orang yang selalu mengusahakan yang terbaik.


Dan baru saja saya tahu bahwa akhir nama anda itu artinya kebijaksanaan. It’s so match with you. Dan itu adalah hal terbesar yang membuat saya jatuh cinta.

Selasa, 30 September 2014

Hati

Membuat hidup terasa lebih mudah adalah tugas manusia. Tuhan memberikan akal serta pikiran yang dilengkapi dengan hati sebagai penyeimbang, demi mencapai tujuan ini. Tujuan agar manusia mampu mencapai tujuan puncaknya dalam keadaan damai dan bahagia.
Namun tidak jarang manusia lupa akan kehebatannya. Kehebatan yang hanya akan muncul ketika ia sadar akan kemampuan yang dimilikinya. Tidak jarang mereka justru menyerah pada keadaan, dan memutuskan untuk  mengakhiri segalanya.
Tanpa memikirkan orang-orang di sekitarnya, tanpa pula mempedulikan orang-orang yang selama ini perhatian atas kehidupannya.
Mengapa demikian ?
Mengapa semua ini bisa terjadi ?
Semua bersumber pada hati. Karena hati adalah denyut nadi bagi setiap masalah. Hati yang tenang akan selalu menunjuk pada kebenaran. Sebab hati adalah alarm dariNya bagi manusia yang lalai.
Lalu dimana hati kecil itu bagi manusia yang sampai menyerah pada keadaan ?
Hilangkah ia ?
Tidak .
Ia hanya tertidur lelap sekali. Terlalu lamanya ia tak didengar, dan terlalu lamanya ia tak difungsikan, menjadi penyebab mati suri nya hati ini.
Hati seperti manusia yang memilikinya, ia ingin didengar setiap ia berbicara, ia ingin diperhatikan setiap ia merasa terluka, dan ia ingin menjadi teman yang dianggap ketika si empunya memiliki masalah.
Fungsikan ia seperti apa yang telah dipesankan oleh penitipnya, dengarkan dan rawatlah ia karena ia adalah satu-satunya penghubung bagi mu denganNya. Ia adalah alarm terbaik yang tak pernah menjerumuskan.

Rabu, 27 Agustus 2014

Dicintai oleh orang yang kita cintai. Sebagai wanita, banyak yang opini di luar yang mengatakan bahwa bukan jamannya lagi wanita hanya diam menanti lelaki untuk mendatangi. Mereka di luar sana bilang, bahwa kini wanita sah-sah saja apabila ingin mengungkapkan perasaannya kepada lelaki terlebih dahulu. Mereka berkata "toh tidak masalah, bila harus berjuang dan tidak hanya menunggu untuk diperjuangkan"
Namun bagiku bukan seperti itu. Entahlah, meski dianggap kolot atau ketinggalan jaman dan tidak modern, bagi saya "menanti" itu akan terlihat lebih anggun bagi seorang wanita. Karena memang sudah seharusnya wanita itu diperjuangkan, dan bukan justru malah harus berjuang.

Sabtu, 23 Agustus 2014

Mencintai-Mu

Aku mencintai-Mu, tanpa perlu khawatir Kau tak membalas cintaku. Karena aku tahu, cinta-Mu padaku begitu sempurna tanpa celah.
Ketika aku mencintaMu, tak pernah terpikir bahwa Kau 'kan kecewakanku. Sebab aku paham, Kau mengetahui segala isi hatiku.
Dan saat aku memutuskan untuk mencintaiMu, tiada lagi ku temukan alasan untuk dapat berpaling dariMu.
Kau segalanya melebihi segala yang ada di dunia.
Kau mendengar segala keluh kesahku, meski karena keterbatasanku aku tak mampu mendengar segala jawabanMu.
Kau menerima segala kekuranganku tanpa pernah Kau berharap lebih dariku.
Engkau tempat dimana aku mampu menjadi diriku.
Bersikap rapuh tanpa peduli bagaimana penilaianMu. Karena Kau menerimaku, tanpa peduli anak siapa diriku atau bagaimana masa laluku.
Dan ketika aku memutuskan untuk mencintaiMu, dunia serasa dalam genggamanku.
Senyumku mengembang ketika aku mengingatMu.
Hatiku tenang ketika menyebut namaMu.
Dan tak perlu ada hal yang aku takutkan ketika aku percaya Kau selalu bersamaku.
Aku memutuskan untuk mencintaiMu, karena hanya cintaMu yang sempurna bagiku.
Dan aku memutuskan untuk mencintaiMu, karena aku tahu Kau takkan pernah menyakitiku.
Dan aku memutuskan untuk mencintaiMu, karena tanpa aku minta Kau pun pasti akan membalas cintaku.

Senin, 18 Agustus 2014

Ketika aku mencintaimu, aku tak pernah berpikir apakah kau juga mencintaiku seperti halnya aku memendam rasa ku padamu.
Ketika aku mencintaimu, aku tak pernah menduga-duga dapatkah kelak kau merasakan hal yang sama.
Ketika aku mencintaimu, aku hanya berpikir bahwa kau adalah lelaki terbaikku saat ini.
Dan ketika aku mencintaimu, aku tak pernah tahu apakah kau dapat membalas cintaku, suatu saat nanti.
Karena yang aku tahu hanya .............. Kau lah Cinta Pertamaku




Jumat, 15 Agustus 2014

Allah menciptakan dua mata untuk melihat ..
Allah menciptakan dua telinga untuk mendengar ..
Allah menciptakan dua kaki untuk berjalan ..
Dan Allah pun menciptakan dua tangan untuk memegang ..

Allah menciptakan dua ginjal dalam tubuh kita ..
Allah menciptakan otak kanan dan kiri ..
Allah menciptakan jantung dalam dua bagian yakni kanan dan kiri ..
Dan dengan segala kuasanya ..
Allah menciptakan hampir sebagian besar anggota tubuh kita secara sepasang ..
Apa maksud dan tujuan Allah ??
Secara sempurna, saya sendiri tak pernah memahaminya ..
Namun apabila dilihat secara kasar, seorang manusia tanpa salah satu kakinya tidak akan dapat berdiri dengan seimbang ..
Ayam pun tanpa satu sayapnya tak akan mampu berjalan dengan seimbang pula ..
Dan hati pun diciptakan juga untuk mencari pasangan hati yang lainnya agar dapat menjadi sempurna ..
Allah Maha Sempurna, Tiada Tuhan selain Allah.

Allah menginginkan setiap hambanya saling melengkapi. Tidak hanya terbatas pada konteks hubungan pria dan wanita saja, namun lebih dari itu. Dan mungkin salah satunya adalah saling melengkapi antar sesama, saling membantu kepada saudara yang lain.
Bisa dibayangkan secara sederhana, apabila Allah menciptakan tangan kita hanya berjumlah satu, maka bisa dipastikan bahwa kita tak akan bisa membantu orang disamping kita ketika diri kita sendiri sedang sibuk melakukan suatu pekerjaan.
Dan bayangan kedua, contoh sederhana apabila Allah menciptakan ginjal kita hanya berjumlah satu, maka bagaimana mungkin kita dapat membantu sesama kita yang sedang dicoba oleh Allah dengan penyakit gagal ginjalnya.
Allah Maha Adil dalam merencanakan segala ketentuannya. Allah membuat saya secara tidak sadar belajar untuk berbagi dan membantu sesama lewat takdirnya. Allah menakdirkan saya terlahir dalam keadaan sempurna, maka dengan segala keterbatasan saya, seharusnya saya mampu menjadikan itu sebagai ladang pahala yang sangat subur.
Dari hal-hal kecil, misalnya menjadi mesin ATM ilmu bagi sesama yang membutuhkan.
Allah ingin saya, seorang muslimah, selalu membagi apa yang saya miliki dan membantu kesulitan yng dilami orang lain.


ANAK KULIAHAN :)

Kuliah atau bangku perkuliahan bukan hanya terbatas pada dimana nanti kamu akan bekerja atau pekerjaan apa yang bisa kamu dapatkan kelak karena kamu mantan anak kuliahan.
Mungkin beberapa anak kuliahan yang dengan isealisme tinggi akan terusik ketika ditanya dengan kuliah besok kamu bisa kerja apa ? Saya pun merasakan hal yang samma (#meski saya bukan termasuk anak kuliahan yang terkenal sabagai aktivis).
Karena bagai beberapa dari mereka (baca:anak kuliahan) merasa bahwa kuliah bukan hanya perkara hasil akhirnya nanti, tapi proses dimana kami akan meraih karir itu justru lebih penting untuk dipertimbangkan.
Bangku kuliah bukan hanya sekedar ajang bagi kami untuk berlomba meraih IPK yang tinggi. Meski tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut, lulus dengan predikat cumlaude, merupakan salah satu penyemangat kami dalam belajar.
Bangku kuliah bukan hanya menjadi suatu instansi tempat kami memburu gelar,namun bangku kuliah juga merupakan salah satu tempat bagi kami untuk membuka sudut pandang lain tentang dunia.
Bangku kuliah merupakan salah satu tempat termudah dimana kamu dapat menemukan orang-orang yang sama-sama berjuang untuk tetap mempertahankan mimpinya, tempat termudah dimana kamu dapat menemukan berbagai macam kebudayaan dalam satu lokasi yang sama, tempat termudah dimana kamu mampu berbincang dengan orang-orang yang expert dibidangnya.
Kami yang disebut anak kuliahan, bukan berarti kami adalah orang yang lebih pandai dibanding mereka yang belum sempat menimba ilmu pada jenjang setingkat kami saat ini. Justru kami yang disebut anak kuliahanhanyalah anak-anak yang akan beranjak dewasa dan sedang mencari jati dirinya, mereview kembali tentang idealisme yang sedang diyakininya.
Kami yang disebut anak kuliahan, belumlah menjadi intan yang berharga mahal. Di bangku kuliah inilah kami ditempa. Masing-masing dari kami masih menjadi seorang anak bangsa dengan mimpi yang begitu tinggi, yang terkadang jauh dari realita yang ada. Masing-masing dari kami masih menjadi individu-individu dengan segudang ide-ide gila namun belum tahu bagaimana cara merealisasikannya. Dan sebagian besar dari kami masih begitu ingin belajar dan terus belajar tanpa harus mengkhawatirkan pekerjaan apa yang akan kami dapatkan dengan mempelajari ilmu yang saat ini coba kami dalami.
Karena bagi saya, manusia itu akan terlihat nilainya ketik manusia itu bernilai bagi sesamanya. Dan pendidikan merupakan salah satu tempat untuk mengupayakan nilai itu. Semakin tinggi pendidikan seseorang, maka akan semakin tinggi pula tanggung jawabnya tehadap ilmunya. Semakin banyak ilmu seseorang maka akan semakin besar pula tuntutan atas kebermanfaatan dirinya. Semakin tinggi kebermanfaatan seseorang maka akan semakin tinggi pula keharusan bagi dirinya untuk terus mengestafetkan mimpi-mimpinya pada generasi selanjutnya.
:)
Majulah generasi muda Indonesia, teruskan mimpimu, realisasikan seluruh ide gilamu, Banggakan bangsamu dengan seluruh karyamu !! :)
Tertanda 041310413051

Kamis, 14 Agustus 2014

Ketika engkau sibuk berkutat dengan segala hal duniawi yang kau anggap penting, engkau lupa bahwa ada hal yang lebih penting di atas itu semua. Engkau lupa ada sesuatu yang harusnya lebih di utamakan dari itu semua.
Ada satu zat yang kekuatannya melebihi segala kekuatan yang engkau bayangkan. Dimana kuasaNya akan mampu melakukan hal apapun, bahkan diluar nalar yang mampu kau pikirkan. Kekuatan yang bahkan mampu mengubah keadaan dunia dalam sekejap, kekuatan yang mampu membolak-balikkan hati manusia sesuai kehendaknya, kekuatan yang berdasarkan kasih sayang akan mampu melindungimu sedemikian rupa di saat kau memintanya.
Allah azza wa jalla, Tuhan semesta alam yang kasih sayangnya melebihi segala bentuk ekspektasimu tentang kasih sayang duniawi, Tuhan semesta alam yang mampu melindungimu dari segala bahaya yang selalu kau khawatirkan.
Tak ada sedikit pun hal yang perlu kau khawatirkan ketika kau berada dekat denganNya. Tiada hal yang patut kau risaukan ketika hatimu selalu menyebut namaNya. Dan tiada satu hal pun yang mampu membuatmu mundur barang selangkah, ketika kau meyakini bahwa yang kau lakukan adalah benar dan Allah selalu ada di sampingNya. serta RidhoNya yang tak pernah mengamini pada keburukan apabila kau selalu berlindung padaNya.

Senin, 21 Juli 2014

Menulis

Belajar untuk menuliskan sesuatu, bukanlah perkara yang mudah. Menulis, ibarat menciptakan bentuk lain dari apa yang dipikirkan. Sering sekali seseorang bercerita pada dirinya sendiri, bahkan sengaja menghabiskan sebagian besar waktu luangnya untuk "mengandaikan" sesuatu, mendebatkan hal-hal sepele bersama hati dan pikirannya tanpa ada seorang pun yang tahu, hingga mungkin berujung pada akhir yang tanpa solusi.Membayangkan atau mengandaikan sesuatu dengan cerita yang begitu sempurna, dengan alur cerita seperti yang diinginkan adalah hal yang menyenangkan ketika hal tersebut tidak dapat terjadi pada kehidupan nyata. 

Manusia adalah makhluk yang pandai berimajinasi. Bahkan manusia adalah seseorang yang mampu berfantasi lebih dari biasa. Setiap orang pasti pernah bermimpi dan setiap orang juga pasti pernah  berandai-andai. Namun mengapa tidak banyak dari mereka tidak mampu mewujudkan mimpi tersebut ? (#Bermimpi itu begitu berbeda dengan Berandai-andai.

Disinilah kekuatan dari tulisan itu bekerja. Kebanyakan dari orang yang berhasil mewujudkan mimpinya adalah orang-orang yang selalu menuliskan mimpinya sendiri secara nyata. Mimpi yang dituliskan seolah memiliki kekuatan lain yang akan merasuki alam bawah sadar sehingga mampu menggerakkan seluruh anggota tubuh untuk mampu bekerja sebaik mungkin untuk dapat meraihnya.
Lewat tulisan, seseorang mampu membagi kisahnya kepada orang lain yang bahkan tidak dikenalnya. Lewat tulisan, seseorang mampu mengurangi beban berat yang mungkin saat sedang dirasakan oleh hatinya. Lewat tulisan, seseorang mampu menginspirasi begitu banyak orang di luar sana, yang bahkan tak pernah ditemuinya. Lewat tulisan, seseorang mampu diingat dan dikenang sepanjang masa. Karena " Jika kau ingin mengenal dunia maka membacalah, namun jika kau ingin dikenal oleh dunia maka menulislah"

Jumat, 18 Juli 2014

Menjadi partner terbaik untuk seseorang atau mencari partner yang tepat untuk diri sendiri bukanlah perkara mudah.
Mencari orang dengan visi misi dan semangat yang sama denganku dalam mencapai tujuan, mencari orang yang paham atas apa yang ku ceritakan dan sebaliknya, mencari orang yang akan merasa sangat aman saat berada disamping ku dan sebaliknya, mencari orang yang dapat tertawa karena hal yang ku tertawakan, mencari seseorang yang terlihat sangat kuat namun dapat pula terlihat sangat lemah hanya jika berada di depan ku, merupakan suatu proses yang tidak mudah.
Dia adalah orang terhebat dan terbaik yang dikirimkan Allah untuk mengisi cerita dalam buku diary ku di rumah. Dia bukanlah orang yang selalu membuat ku bahagia, namun dia adalah orang yang membuat ku mampu merasakan bahwa hidupku sangat sempurna.