Rabu, 27 Agustus 2014

Dicintai oleh orang yang kita cintai. Sebagai wanita, banyak yang opini di luar yang mengatakan bahwa bukan jamannya lagi wanita hanya diam menanti lelaki untuk mendatangi. Mereka di luar sana bilang, bahwa kini wanita sah-sah saja apabila ingin mengungkapkan perasaannya kepada lelaki terlebih dahulu. Mereka berkata "toh tidak masalah, bila harus berjuang dan tidak hanya menunggu untuk diperjuangkan"
Namun bagiku bukan seperti itu. Entahlah, meski dianggap kolot atau ketinggalan jaman dan tidak modern, bagi saya "menanti" itu akan terlihat lebih anggun bagi seorang wanita. Karena memang sudah seharusnya wanita itu diperjuangkan, dan bukan justru malah harus berjuang.

Sabtu, 23 Agustus 2014

Mencintai-Mu

Aku mencintai-Mu, tanpa perlu khawatir Kau tak membalas cintaku. Karena aku tahu, cinta-Mu padaku begitu sempurna tanpa celah.
Ketika aku mencintaMu, tak pernah terpikir bahwa Kau 'kan kecewakanku. Sebab aku paham, Kau mengetahui segala isi hatiku.
Dan saat aku memutuskan untuk mencintaiMu, tiada lagi ku temukan alasan untuk dapat berpaling dariMu.
Kau segalanya melebihi segala yang ada di dunia.
Kau mendengar segala keluh kesahku, meski karena keterbatasanku aku tak mampu mendengar segala jawabanMu.
Kau menerima segala kekuranganku tanpa pernah Kau berharap lebih dariku.
Engkau tempat dimana aku mampu menjadi diriku.
Bersikap rapuh tanpa peduli bagaimana penilaianMu. Karena Kau menerimaku, tanpa peduli anak siapa diriku atau bagaimana masa laluku.
Dan ketika aku memutuskan untuk mencintaiMu, dunia serasa dalam genggamanku.
Senyumku mengembang ketika aku mengingatMu.
Hatiku tenang ketika menyebut namaMu.
Dan tak perlu ada hal yang aku takutkan ketika aku percaya Kau selalu bersamaku.
Aku memutuskan untuk mencintaiMu, karena hanya cintaMu yang sempurna bagiku.
Dan aku memutuskan untuk mencintaiMu, karena aku tahu Kau takkan pernah menyakitiku.
Dan aku memutuskan untuk mencintaiMu, karena tanpa aku minta Kau pun pasti akan membalas cintaku.

Senin, 18 Agustus 2014

Ketika aku mencintaimu, aku tak pernah berpikir apakah kau juga mencintaiku seperti halnya aku memendam rasa ku padamu.
Ketika aku mencintaimu, aku tak pernah menduga-duga dapatkah kelak kau merasakan hal yang sama.
Ketika aku mencintaimu, aku hanya berpikir bahwa kau adalah lelaki terbaikku saat ini.
Dan ketika aku mencintaimu, aku tak pernah tahu apakah kau dapat membalas cintaku, suatu saat nanti.
Karena yang aku tahu hanya .............. Kau lah Cinta Pertamaku




Jumat, 15 Agustus 2014

Allah menciptakan dua mata untuk melihat ..
Allah menciptakan dua telinga untuk mendengar ..
Allah menciptakan dua kaki untuk berjalan ..
Dan Allah pun menciptakan dua tangan untuk memegang ..

Allah menciptakan dua ginjal dalam tubuh kita ..
Allah menciptakan otak kanan dan kiri ..
Allah menciptakan jantung dalam dua bagian yakni kanan dan kiri ..
Dan dengan segala kuasanya ..
Allah menciptakan hampir sebagian besar anggota tubuh kita secara sepasang ..
Apa maksud dan tujuan Allah ??
Secara sempurna, saya sendiri tak pernah memahaminya ..
Namun apabila dilihat secara kasar, seorang manusia tanpa salah satu kakinya tidak akan dapat berdiri dengan seimbang ..
Ayam pun tanpa satu sayapnya tak akan mampu berjalan dengan seimbang pula ..
Dan hati pun diciptakan juga untuk mencari pasangan hati yang lainnya agar dapat menjadi sempurna ..
Allah Maha Sempurna, Tiada Tuhan selain Allah.

Allah menginginkan setiap hambanya saling melengkapi. Tidak hanya terbatas pada konteks hubungan pria dan wanita saja, namun lebih dari itu. Dan mungkin salah satunya adalah saling melengkapi antar sesama, saling membantu kepada saudara yang lain.
Bisa dibayangkan secara sederhana, apabila Allah menciptakan tangan kita hanya berjumlah satu, maka bisa dipastikan bahwa kita tak akan bisa membantu orang disamping kita ketika diri kita sendiri sedang sibuk melakukan suatu pekerjaan.
Dan bayangan kedua, contoh sederhana apabila Allah menciptakan ginjal kita hanya berjumlah satu, maka bagaimana mungkin kita dapat membantu sesama kita yang sedang dicoba oleh Allah dengan penyakit gagal ginjalnya.
Allah Maha Adil dalam merencanakan segala ketentuannya. Allah membuat saya secara tidak sadar belajar untuk berbagi dan membantu sesama lewat takdirnya. Allah menakdirkan saya terlahir dalam keadaan sempurna, maka dengan segala keterbatasan saya, seharusnya saya mampu menjadikan itu sebagai ladang pahala yang sangat subur.
Dari hal-hal kecil, misalnya menjadi mesin ATM ilmu bagi sesama yang membutuhkan.
Allah ingin saya, seorang muslimah, selalu membagi apa yang saya miliki dan membantu kesulitan yng dilami orang lain.


ANAK KULIAHAN :)

Kuliah atau bangku perkuliahan bukan hanya terbatas pada dimana nanti kamu akan bekerja atau pekerjaan apa yang bisa kamu dapatkan kelak karena kamu mantan anak kuliahan.
Mungkin beberapa anak kuliahan yang dengan isealisme tinggi akan terusik ketika ditanya dengan kuliah besok kamu bisa kerja apa ? Saya pun merasakan hal yang samma (#meski saya bukan termasuk anak kuliahan yang terkenal sabagai aktivis).
Karena bagai beberapa dari mereka (baca:anak kuliahan) merasa bahwa kuliah bukan hanya perkara hasil akhirnya nanti, tapi proses dimana kami akan meraih karir itu justru lebih penting untuk dipertimbangkan.
Bangku kuliah bukan hanya sekedar ajang bagi kami untuk berlomba meraih IPK yang tinggi. Meski tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut, lulus dengan predikat cumlaude, merupakan salah satu penyemangat kami dalam belajar.
Bangku kuliah bukan hanya menjadi suatu instansi tempat kami memburu gelar,namun bangku kuliah juga merupakan salah satu tempat bagi kami untuk membuka sudut pandang lain tentang dunia.
Bangku kuliah merupakan salah satu tempat termudah dimana kamu dapat menemukan orang-orang yang sama-sama berjuang untuk tetap mempertahankan mimpinya, tempat termudah dimana kamu dapat menemukan berbagai macam kebudayaan dalam satu lokasi yang sama, tempat termudah dimana kamu mampu berbincang dengan orang-orang yang expert dibidangnya.
Kami yang disebut anak kuliahan, bukan berarti kami adalah orang yang lebih pandai dibanding mereka yang belum sempat menimba ilmu pada jenjang setingkat kami saat ini. Justru kami yang disebut anak kuliahanhanyalah anak-anak yang akan beranjak dewasa dan sedang mencari jati dirinya, mereview kembali tentang idealisme yang sedang diyakininya.
Kami yang disebut anak kuliahan, belumlah menjadi intan yang berharga mahal. Di bangku kuliah inilah kami ditempa. Masing-masing dari kami masih menjadi seorang anak bangsa dengan mimpi yang begitu tinggi, yang terkadang jauh dari realita yang ada. Masing-masing dari kami masih menjadi individu-individu dengan segudang ide-ide gila namun belum tahu bagaimana cara merealisasikannya. Dan sebagian besar dari kami masih begitu ingin belajar dan terus belajar tanpa harus mengkhawatirkan pekerjaan apa yang akan kami dapatkan dengan mempelajari ilmu yang saat ini coba kami dalami.
Karena bagi saya, manusia itu akan terlihat nilainya ketik manusia itu bernilai bagi sesamanya. Dan pendidikan merupakan salah satu tempat untuk mengupayakan nilai itu. Semakin tinggi pendidikan seseorang, maka akan semakin tinggi pula tanggung jawabnya tehadap ilmunya. Semakin banyak ilmu seseorang maka akan semakin besar pula tuntutan atas kebermanfaatan dirinya. Semakin tinggi kebermanfaatan seseorang maka akan semakin tinggi pula keharusan bagi dirinya untuk terus mengestafetkan mimpi-mimpinya pada generasi selanjutnya.
:)
Majulah generasi muda Indonesia, teruskan mimpimu, realisasikan seluruh ide gilamu, Banggakan bangsamu dengan seluruh karyamu !! :)
Tertanda 041310413051

Kamis, 14 Agustus 2014

Ketika engkau sibuk berkutat dengan segala hal duniawi yang kau anggap penting, engkau lupa bahwa ada hal yang lebih penting di atas itu semua. Engkau lupa ada sesuatu yang harusnya lebih di utamakan dari itu semua.
Ada satu zat yang kekuatannya melebihi segala kekuatan yang engkau bayangkan. Dimana kuasaNya akan mampu melakukan hal apapun, bahkan diluar nalar yang mampu kau pikirkan. Kekuatan yang bahkan mampu mengubah keadaan dunia dalam sekejap, kekuatan yang mampu membolak-balikkan hati manusia sesuai kehendaknya, kekuatan yang berdasarkan kasih sayang akan mampu melindungimu sedemikian rupa di saat kau memintanya.
Allah azza wa jalla, Tuhan semesta alam yang kasih sayangnya melebihi segala bentuk ekspektasimu tentang kasih sayang duniawi, Tuhan semesta alam yang mampu melindungimu dari segala bahaya yang selalu kau khawatirkan.
Tak ada sedikit pun hal yang perlu kau khawatirkan ketika kau berada dekat denganNya. Tiada hal yang patut kau risaukan ketika hatimu selalu menyebut namaNya. Dan tiada satu hal pun yang mampu membuatmu mundur barang selangkah, ketika kau meyakini bahwa yang kau lakukan adalah benar dan Allah selalu ada di sampingNya. serta RidhoNya yang tak pernah mengamini pada keburukan apabila kau selalu berlindung padaNya.