Senin, 21 Juli 2014

Menulis

Belajar untuk menuliskan sesuatu, bukanlah perkara yang mudah. Menulis, ibarat menciptakan bentuk lain dari apa yang dipikirkan. Sering sekali seseorang bercerita pada dirinya sendiri, bahkan sengaja menghabiskan sebagian besar waktu luangnya untuk "mengandaikan" sesuatu, mendebatkan hal-hal sepele bersama hati dan pikirannya tanpa ada seorang pun yang tahu, hingga mungkin berujung pada akhir yang tanpa solusi.Membayangkan atau mengandaikan sesuatu dengan cerita yang begitu sempurna, dengan alur cerita seperti yang diinginkan adalah hal yang menyenangkan ketika hal tersebut tidak dapat terjadi pada kehidupan nyata. 

Manusia adalah makhluk yang pandai berimajinasi. Bahkan manusia adalah seseorang yang mampu berfantasi lebih dari biasa. Setiap orang pasti pernah bermimpi dan setiap orang juga pasti pernah  berandai-andai. Namun mengapa tidak banyak dari mereka tidak mampu mewujudkan mimpi tersebut ? (#Bermimpi itu begitu berbeda dengan Berandai-andai.

Disinilah kekuatan dari tulisan itu bekerja. Kebanyakan dari orang yang berhasil mewujudkan mimpinya adalah orang-orang yang selalu menuliskan mimpinya sendiri secara nyata. Mimpi yang dituliskan seolah memiliki kekuatan lain yang akan merasuki alam bawah sadar sehingga mampu menggerakkan seluruh anggota tubuh untuk mampu bekerja sebaik mungkin untuk dapat meraihnya.
Lewat tulisan, seseorang mampu membagi kisahnya kepada orang lain yang bahkan tidak dikenalnya. Lewat tulisan, seseorang mampu mengurangi beban berat yang mungkin saat sedang dirasakan oleh hatinya. Lewat tulisan, seseorang mampu menginspirasi begitu banyak orang di luar sana, yang bahkan tak pernah ditemuinya. Lewat tulisan, seseorang mampu diingat dan dikenang sepanjang masa. Karena " Jika kau ingin mengenal dunia maka membacalah, namun jika kau ingin dikenal oleh dunia maka menulislah"

Jumat, 18 Juli 2014

Menjadi partner terbaik untuk seseorang atau mencari partner yang tepat untuk diri sendiri bukanlah perkara mudah.
Mencari orang dengan visi misi dan semangat yang sama denganku dalam mencapai tujuan, mencari orang yang paham atas apa yang ku ceritakan dan sebaliknya, mencari orang yang akan merasa sangat aman saat berada disamping ku dan sebaliknya, mencari orang yang dapat tertawa karena hal yang ku tertawakan, mencari seseorang yang terlihat sangat kuat namun dapat pula terlihat sangat lemah hanya jika berada di depan ku, merupakan suatu proses yang tidak mudah.
Dia adalah orang terhebat dan terbaik yang dikirimkan Allah untuk mengisi cerita dalam buku diary ku di rumah. Dia bukanlah orang yang selalu membuat ku bahagia, namun dia adalah orang yang membuat ku mampu merasakan bahwa hidupku sangat sempurna.