Sebuah buku dengan judul "Hebat Gurunya, Dahsyat Muridnya", menggelitik rasa ingin tahuku untuk tahu apa isinya. Maklum saat ini aku punya beberapa murid "spesial" di tempatku kerja sampingan. Mereka anak-anak yang butuh metode pengajaran yang lebih private dibanding anak pada umumnya.
Mereka bisa membaca, menulis, dan berhitung dengan normal. Hanya saja, mereka sedikit susah mencerna kalimat, memahami maksud kalimat, dll. Sehingga ada beberapa metode khusus yang kadang saya terapkan pada mereka.
Okee, balik ke persoalan buku..
Buku ini tidak terlalu tebal, hanya sekitar 118 halaman saja isinya. Kalimat yang digunakan pun tidak terlalu berat, mengalir ringan disertai dengan contoh-contoh nyata pada kehidupan sehari-hari. Setiap metode yang dipaparkan juga tidak dijabarkan terlalu panjang, metode itu dijelaskan kembali dengan bahasa yang sederhana dan langsung pada inti permasalahannya. Jadi untuk kalian yang mudah bosen waktu baca buku, buku ini cocok buat kalian yang tetap ingin belajar tapi ga pengen bosen ngebacanya.
Buku ini menceritakan tentang kemungkinan kesalahan pola pendidikan di dunia ini, terutama Indonesia. Bagaimana fakta-fakta di lapangan, yang memaparkan bahwa pendidikan justru membunuh potensi alami generasi bangsa, hingga membuat mereka seolah menjadi robot manusia.
Sebuah fakta, bahwa tidak pernah ada pelajaran mengenai otak manusia secara detail, padahal serangkaian pendidikan yang panjang itu, dengan berbagai printilannya, sangat berhubungan dengan otak. Betapa istimewanya otak manusia dengan segala fungsinya.
Salah satu buku yang membuat kita, entah orang tua, pendidik, pengajar, bahkan murid, sedikit tahu bahwa selama ini kita yang meminta otak kita melemahkan kemampuannya. Bukan sebaliknya, dimana seharusnya sistem pendidikanlah yang menyesuaikan diri dengan keluar biasaan otak manusia.
So, sesuai dengan predikatnya sebagai lembaga pendidikan, sudah saatnya sekolah berubah dengan guru sebagai agen perubahannya.
#SalamCintadariIndonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar